Fanfiction, Genderswitch, Romance, Super Junior

THE COMPLETE LOVE | CHAPTER 4

Title                       : The Complete Love.

Main Cast            :

Park Jungsoo                     a.k.a      Leeteuk/Teukie.

Kim Youngwoon               a.k.a      Kangin

Cameo                  :

Kim Kibum                          a.k.a      Kibum                                   (namja) = Kangin’s dongsaeng

Kim Heechul                       a.k.a      Heechul/Chulie                 (yeoja) = Teukie’s Friend.

Kim Jongwoon                  a.k.a      Yesung/Mr. Kim                               (namja) = Heechul’s Father *lol*.

Kim Ryeowook                  a.k.a      Ryeowook/Mrs. Kim      (yeoja) = Heechul’s Mother *lol*.

Cho Kyuhyun                     a.k.a      Kyuhyun/Kyu                    (namja) = Kangin’s Friend.

Choi Siwon                          a.k.a      Siwon                                    (namja) = Kangin’s Friend.

Genre                   : Angst, Character dead, Life, Romance, Friendship, Family, etc.

Rating                   : PG-15.

Length                  : Chaptered.

Disclamer            : author kgk tw hrs nlz pa.

Warning               : FF ni mengandung byk unsure k2rsn *??* jd yg tk sk, d hrp tk mmbcny.

Note                      : Don’t Copy Paste without my permission+Not Plagiat!! ^^

Author                  : Han Rarin as Hani as me.

=<>=<>=<>=<>=<>=

Summary             : Ketika perbedaan drastic menjadi penghalang di depan mata, perbedaan satu sama lain yang amat kontras terlihat. Kepedihan dan kesedihan yang masih tersisa, tergambar jelas dalam memori hati. Kepedihan dan kesedihan yang menyisakan luka bahkan penyesalan. Mampukah kedua orang dengan perbedaan yang kontras, dengan luka hati berbeda bersama, menyempurnakan sebuah ikatan?, ikatan CINTA??.

=<>=<>=<>=<>=<>=

*Park Jungsoo POV*

‘AMPUUUUUUUN’

 

Kata itu masih terngiang jelas dipendengaranku. Suara seorang namja yang terasa penuh ketakutan itu. Aku mengeratkan peganganku pada pegangan kursi rodaku, berusaha mengusir kata itu yang entah mengapa membuatku takut.

 

“Teukie??, waeyo??”

“Ah, gwe…gwencanha”

“Hmmm, kalau ada apa-apa, bilanglah”

“Chulie??”

“Ne??”

“Apa suara yang aku dengar saat kita menuju RS??”

“Itu suara jeritan seorang Ahjusshi, hahhh, kelompok KSK, mereka membuat ulah” *KSK = Kangin, Siwon, Kyuhyun XD*

“Begitukah??, sebegitu tak punya hatikah mereka??”

“Ne”

“Ahhh, sangat menyebalkan. Jika saja aku bisa melihat dan berjalan, aku ingin membunuh mereka!!”

“Haha, na do. Tapi Teukie, aku harap kalau kau berada di dekat mereka berusahalah melepaskan diri. Aku…tak mau kehilanganmu, jeongmal”

“^^, jangan cemas, aku bisa menjaga diri. Aku juga tak ingin kehilangan Appa, Umma, kau dan Han. Eh, bagaimana dengan Han??, apa dia sudah bangun??”

“Belum”

“Aku ingin menggenggam tangannya”

“Baiklah”

 

Hangat

Itulah tangan Han yang ku pegang, penuh kehangatan. Aku benar-benar menyayangi semua orang terutama keluarga Kim dan Han yang telah banyak menolongku.

 

“Han, cepatlah bangun, jangan membuat Chulie menangis”

“Kau ini ada-ada saja”, balas Chulie.

“Haha”

 

Aku rasa sekarang ia cemberut.

*Park Jungsoo POV End*

=====<The Complete Love>=====

*Author POV*

Kangin nampak berjalan sendiri dengan tenang menuju rumahnya yang sudah nampak  di depan matanya. Entah mengapa siang ini ia merasa harus pulang, firasatnya buruk. Dipercepat langkahnya hingga sudah berada di depan pintu rumahnya.

 

CKLEK

 

“HYUNG, JANGAN KEMARI!!”

 

Kangin tercengang mendengar teriakan dongsaengnya itu. Dahinya mengernyit namun kakinya masih tetap melangkah.

 

“Hahahaha, akhirnya kau datang Youngwoon-sshi ^^, mari masuk”, ucap seorang namja.

 

Kangin tercengang melihat Kibum yang tengah disandra oleh seorang namja dan terdapat 5 namja yang berada di dalam rumahnya itu.

 

“Mau apa kalian??”, tanya Kangin datar.

“Kami mau kau menyerahkan wilayahmu!!”

“Cih, kalian bisa apa??”

“Kau mau adikmu terluka??”

“Apa yang kalian akan lakukan, hah?!”

“HYUNG, PERGILAH!!”, teriak Kibum.

“Diamlah kau, bocah!!”, ucap orang yang sedang memegang Kibum.

“AAAAA, sakit!!”, teriak Kibum saat orang itu hamper mematahkan tangannya.

“Lepaskan adikku”

“Serahkan wilayahmu”

“JANGAN HYUNG!!, PERGILAH, KAU MENGINGINKAN WILAYAH ITU, aku…tak apa”

“Kau gila, Kibum??”, tanya Kangin datar.

 

Kibum menggeleng. Ia sudah lemas, yah, 1 jam ia sudah berada di sekapan mereka. Sudah diikat bahkan ditampar beberapa kali. Tapi ia tak mau hyungnya terluka *oppa T,T*. Ia tak tahan. Ia harus menyelamatkan hyungnya.

 

“AAAAA”, teriak orang yang tadi mendekap Kibum sat Kibum menginjak kakinya keras.

 

Kibum berlari menuju hyungnya dan menariknya agar keluar, tapi salah satu dari mereka berhasil menarik tangan Kangin memisahkannya dari Kibum. Kibum kaget saat hyungnya akan terluka. Ia kembali menginjak kaki orang yang mendekapnya dan mendorong tubuh Kangin yang berada di ambang pintu dan hamper terkena tusukan pisau itu.

 

“ARGH”, erang Kibum saat pisau itu menembus ginjalnya.

 

Kangin terkaget dan seketika pancaran amarahnya keluar, tapi Kibum menahannya dan tersenyum manis.

 

“Hyung, per…gi…lah…ku…mo…hon”

 

Kangin terbelalak mendengar permintaan dongsaengnya itu. Lantas bagaimana dengan dirinya sendiri. Kangin ingin menolak, tapi…

 

“Demi…aku…ku mohon”, pinta Kibum.

 

Kangin menyerah, ia berbalik dan berlari meninggalkan rumahnya dan adik tercintanya. Hatinya sakit melihat adiknya mati di depan matanya. Dan mengapa ia harus lari, ia yakin bisa menghadapi mereka, tapi ini demi Kibum, sepertinya Kibum mengkhawatirkan nyawa Kangin.

 

Sebenarnya keenam orang tadi adalah kelompok yang sama kasarnya dengan Kangin bahkan lebih. Mereka merasa tersaingi dengan adanya Kangin, namun mereka tak ingin langsung menyerang KSK dan anak buahnya langsung, cukup menyerang pemimpinnya bukan, namun ternyata ada yang lebih mudah saat mereka mendengar kangin memiliki seorang namdongsaeng yang lemah akan hal perkelahian itu. Kibum tau mereka adalah orang yang paling ditakuti pertama, kedua adalah kelompok hyungnya, maka dari itu ia tak ingin Kangin terluka.

 

“Kejar dia!!”, teriak seseorang.

 

Kangin menoleh dan mendapati 6 namja tadi tengah mengejarnya. Kangin berhenti dan ingin menghajar mereka. Yah, terjadilah bertarungan *??* antara mereka, tak imbang karena 1 melawan 6 dan benar saja, Kangin mendapatkan beberapa pukulan, walau sama dengan mereka yang sama mendapatkan pukulan, namun tak seimbang dengan Kangin. Kangin segera berlari menuju sebuah tempat untuk beristirahat.

 

#Hospital

“Cepat…cepat, bawa dia ke UGD”, teriak beberapa suster saat melewati kamar ruang inap Hankyung.

“Dia kehilangan banyak darah dan luka tusuk di ginjalnya membesar”, teriak suster lain.

“Jantungnya melemah”, teriak yang lainnya kemudian mereka menghilang karena telah jauh melewati kamar Hankyung.

 

“Chulie, ada apa ya??”, tanya Leeteuk penasaran.

“Mollaseo, sepertinya korban penusukan”, jawab Heechul ngeri.

 

Heechul kembali memandang tubuh Hankyung yang masih tak sadarkan diri itu.

 

“Han, kau sudah bangun??”, tanya Heechul girang saat Hankyung mulai membuka matanya perlahan.

“Chu…lie??”

“Ne, ini aku”

“Kau…baik…baik…saja??”

“Ne”

 

Heechul pun segera memeluk tubuh Hankyung sambil terisak bahagia. Merasa Leeteuk akan mengganggu, ia pun segera berbalik mendorong kursi rodanya keluar dari kamar itu. Ia menggunakan hatinya untuk mengantarkannya kesebuah tempat.

 

“AWAS!!”, teriak seorang namja kearah Leeteuk.

*Author POV End*

 

TBC

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s